Michelle
guerra nathanael
3pa06
14512569
Tugas
Psikoterapi
Universitas
Gunadarma
5. Analisis Transaksional (Berne) :
A.
KONSEP TERAPI :
Konsep Dasar Pandangan tentang sikap manusia.
Analisis Transaksional
berakar dalam suatu filsafat anti deterministik yang memandang bahwa kehidupan
manusia bukanlah suatu yang sudah ditentukan. Analisis Transaksional didasarkan
pada asumsi atau anggapan bahwa orang mampu memahami keputusan-keputusan pada
masa lalu dan kemudian dapat memilih untuk memutuskan kembali atau menyesuaikan
kembali keputusan yang telah pernah diambil. Berne dalam pandangannya meyakini
bahwa manusia mempunyai kapasitas untuk memilih dan dalam menghadapi
persoalan-persoalan hidupnya. Kata transaksi selalu mengacu pada proses pertukaran
dalam suatu hubungan. Dalam komunikasi antarpribadi pun dikenal transaksi, yang
dipertukarkan adalah pesan-pesan baik verbal maupun nonverbal.
B.
UNSUR-UNSUR TERAPI :
1. Analisis Strukur.
Mengalisis kepribadian
orang, yakni pikiran, perasaan, tingkah
laku membuat kita mengenal diri sendiri
dlm berkomunikasi dengan orang lain siapa kita? mengapa kita berperilaku
demikian.
2. Analisis Transaksi.
Ada 3 transaksi :
a. Transaksi
imbang (komplementer),
b. Transaksi
silang,
c. Transaksi
terselubung.
3. Analisis Permainan.
Erat kaitannya dgn
Transaksi selubung, Analisis dari motivasi terselubung pada bagaimana seseorang
berperilaku.
Contoh: seorang anak yg
merasa tidak diperhatikan ayah-ibunya, melempar bola ke kaca jendela, sedangkan
ia tahu orangtuanya akan marah.
d. Yg
nampak: anak bermain bola secara tdk wajar.
e. Yg
terselubung: anak bermain sbg anak yg kurang perhatian à maka ia menarik
perhatian ortunya dgn pelanggaran tsb.
4. Analisis Naskah.
Analisis dari drama
kehidupan yg spesifik di mana seseorang tsb terlibat, yaitu :
a. Naskahnya
tdk tertulis di atas kertas, ttp manusia bertingkah laku menurut naskah yg dipelajarinya
sejak kanak-kanak.
b. Naskah
dipelajari dari: ortu, saudara, pembantu, teman, budaya bangsa, dsb.
c. Naskah
individu & kelompok mempengaruhi pergaulan & komunikasi dgn pihak lain.
Contoh: cara memberi
hormat orang Jepang & orang Jawa.
C.
TEKNIK TERAPI ANALISIS TRANSAKSIONAL (BERNE) :
1. Permission, Memperbolehkan klien melakukan apa
yang tidak boleh dilakukan oleh orang tuanya
2. Protection, Melindungi klien dari ketakutan
karena klien disuruh melanggar terhadap peraturan orang tuanya.
3. Potency, Mendorong klien untuk menjauhkan diri
klien dari injuction yang diberikan orang tuanya.
4. Operation
a). Interrogation, Mengkonfrontasikan
kesenjangan-kesenjangan yang terjadi pada diri klien sehingganya
berkembang respon adult dalam dirinya.
b). Specification, Mengkhususkan hal-hal yang
dibicarakan sehingganya klien paham tentang ego statenya.
c). Confrontation, Menunjukkan kesenjangan atau ketidak beresan pada diri
klien
d). Explanation, Transaksi adult-adult yang terjadi
antara konselor dengan klien untuk menejlaskan mengapa hal ini terjadi
(konselor mengajar klien)
e). Illustration, Memberikan contoh pengajaran
kepada klien agar ego statenya digunakan
secara tepat.
f).
Confirmation
Mendorong klien untuk bekerja lebih keras lagi.
g). Interpretation, Membantu klien menyadari latar
belakang dari tingkah lakunya
h). Crystallization, Menjelaskan kepada klien
bahwasanya klien sudah boleh mengikuti games untuk mendapatkan stroke yang
diperlukannya.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar